Menurut abang saya satu ini (ce ileh kayak uda kenal aja) ada 4 Strategi untuk berinvestasi:
1. Kamu harus memiliki tujuan berinvestasi. Maksudnya kamu berinvestasi itu untuk apa sih?
Kata Abang saya dalam bukunya yang terkenal itu. Berinvestasi haruslah menghasilkan 3 kali Passive income( penghasilan yang diperoleh tanpa kita ikut campur secara langsung didalamnya) jauh lebih besar daripada Epense( biaya/beban) yang kita keluarkan tiap bulan. Ini memang realistis menurut saya karena kita berinvestasikan untuk merdeka secara financial. Jika hal ini bisa kita terapkan bukan tidak mungkin kita bisa emang bener-bener menjadi orang yang merdeka secara finasial atau Menjadi BILL GATE berikutnya hehehe ngarep.
2. Kamu harus bisa membedakan antara Assets (Kekayaan) dan Liabiities(Hutang) biasanya saya menyebutnya Kesadaran Finansial (Melek Finansial). Loh bukannya ini uda diajarkan di sekolah….eits tunggu dulu menurut Kiyosaki (yang di interpretasikan ulang oleh saya) Assets adalah segala sesuatu apapun itu yang menghasilkan uang MASUK dalam Rekening/Dompet kita sedangkan Liability adalah apapun itu yang bisa mengakibatkan UANG KELUAR dari Kita...bingung yah?...gak lah..contohnya gini Pekerjaan menurut Kiyosaki itu adalah ASSETS sedangkan mobil yang kita pakai meskipun menurut ilmu Akuntansi itu merupakan ASSETS tapi kita harus mengeluarkan untuk bahan bakar, perawatan dan lain sebagainya maka menurut Beliau Mobil yang kita punya merupakan Liability. Dari uaraian saya diatas saya menyadari betapa pentingnya CASHFLOWS(Arus Kas) dalam memanajemen keuangan dari pada CAPITAL GAIN yang hanya dalam hitungan kertas saja.
3. Mengetahui dengan benar “Time and Risk Management”…wah apalagi ini.. menurut Kiyosaki pendapatan kita dibagi menjadi 2 macam yaitu passive income dan Active Income. Active income bersumber dari E (employee) dan S (self-employee) sedangkan Passive Income bersumber dari B (Biz Owner) dan I (Investor). Active Income berbanding lurus dengan Waktu yang kita curahkan sedangkan kalo passive income tidak demikian namun memiliki resiko tertentu contohnya Rugi. Semuanya tergantung kita maunya bagaimana baiknya sesuai kondisi masing-masing.
4. Mengetahui 3 macam sarana dan Strategi dalam berinvestasi, yaitu:
Membangun BISNIS , Membeli PROPERTI, dan Investasi dalam PORTOFOLIO (kayak saham, obligasi dst)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar